Hook
128 by Makarizo Archives - Akasha Shop
More breakout videos from this creator.
Gue notice ada banyak banget yang salah fokus sama kulit gue waktu gue lagi berkunjung ke podcast nya bang Radit. Katanya kulit gue tuh sehat banget, glowing banget kelihatannya. Soal skincare, sowieso gue sebagai formulator tuh nggak pernah tergiur ya sama klaim instan glowing. Karena tuh kunci kulit sehat sebenarnya simpel banget. Pertama, paham fungsi pondasi kulit kita dan pilih formulasi yang tepat. Makanya setiap kali gue nyobain produk skincare baru, fokus gue ini bukan cuma ngelihat satu hero ingredient aja nih yang lagi trending. Realitanya, glowing skin itu adalah hasil dari keseluruhan formulasi, gimana bahan-bahan di dalamnya dikombinasiin, supaya tekstur produknya tuh elegan, kita nyaman pakainya, dan yang paling penting, bener-benar efektif di kulit kita. Gue pernah review produk 128 by Makarizo, terus gue cobain face wash-nya, serumnya, sama moisturizer-nya juga. Dan semuanya tuh formulasinya simpel banget, tapi dia tetep nyaman di kulit ya. Tetep comfortable gitu. Mereka incorporating beberapa ingredients buat bikin kulit kita cerah alami. Beberapa humectants, salah satunya ekstrak Saccharina Japonica, alias seaweed. Nah, buat gue, konsep memakai bahan yang biasa kita konsumsi ke dalam formulasi skincare itu tuh selalu menarik. Dan mungkin banget Saccharina Japonica ini bakal jadi the future dewa ingredient di beauty industry. Di Korea atau Jepang, rumput laut itu kan emang jadi bagian dari nutrisi harian mereka ya. Karena rumput laut sendiri itu tuh kaya akan antioksidan dan mineral. So, why not bring those benefits to topical skincare? Secara formulasi, ekstrak rumput laut ini bagus banget untuk membantu menjaga hidrasi, like I mentioned, terus dia juga bisa menenangkan kulit yang iritasi, dan mendukung skin barrier tanpa bikin dia terasa berat. Kalau selama ini nih, kalian ngerasa, aduh udah pakai berlayer-layer skincare, berlayer-layer bahan aktif, tapi kulit kok masih gampang kusam ya, atau bahkan iritasi. Sometimes less is more. Coba deh balik lagi ke pendekatan minimalis. Jadi fokusnya tuh perbaiki dulu kulit dan juga jaga fondasinya. Banyak juga nggak sih yang ngalamin hal yang sama?