Original caption
Tangis pecah di ruang tahanan Polrestabes Surabaya ketika ALSU (24), mahasiswi asal Temanggung, Jawa Tengah, dipertemukan dengan ibunya setelah ditetapkan sebagai ters4ngka dalam k4sus b4yi yang dilahirkannya seorang diri di kamar kos hingga meningg4l dunia. Mengenakan baju tahanan oranye dengan tangan terb0rgol, ALSU memeluk sang ibu dan membisikkan permintaan maaf, tetapi sang ibu justru mengatakan telah memaafkan anaknya. Pertemuan tersebut diberikan Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan meski waktu besuk telah berakhir, sementara proses hukum terhadap ALSU masih berjalan dan polisi masih mendalami rangkaian peristiwa. “Udah minta maaf belum? Yaudah sana suruh ketemu bapak ibunya untuk minta maaf,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya. Luthfie menjelaskan, waktu besuk sebenarnya sudah berakhir karena pertemuan berlangsung pada malam hari, tetapi dia memberikan kesempatan kepada ALSU untuk bertemu orang tuanya sebelum kembali menjalani proses hukum. “Sebelumnya nggak boleh besuk kalau udah Magrib, tapi nggak apa saya kasih kesempatan biar dia ketemu orang tuanya, biar minta maaf,” imbuhnya Namun, sang ibu justru mengatakan dirinya telah memaafkan ALSU tanpa harus menunggu anaknya meminta maaf, dan dia meminta ALSU tidak perlu lagi menyampaikan permintaan maaf tersebut. “Tidak perlu minta maaf, ibu sudah maafkan,” kata ibu ALSU. 📽️ luthfie.daily #mahasiswimelahirkan #melahirkandikos #surabaya #anakkost #melahirkansendiri