Hook
More breakout videos from this creator.
apapun yang terjadi jangan pernah nikah dalam keadaan miskin dan jangan pernah punya anak dalam keadaan miskin let's read people stories! ini kan kemarin sudah happy ending ceritanya kita masuk lagi ke realita ke dalam marriage is scary okay? Hai kak gaby sebut aja nama Aku dinda jadi awalnya gini kak sebelum Aku menikah sama suamiku yang sekarang kita itu udah menjalin hubungan selama 4 bulan jadi pacarannya itu cuma 4 bulan Aku dan suamiku ini teman kecil kak kami itu satu RT satu gang rumah dan satu kelurahan juga hehehe Aku tahu memang mungkin itu waktu yang singkat banget dan awal pernikahan emang terbilang cukup manis kak dari masa kita pacaran pun suamiku ini tipe laki-laki yang manis dan nggak sedikitpun sikapnya menunjukkan kalau misalnya dia ini suka main perempuan karena emang bukan tipenya dia kenapa Aku bisa seyakin itu? ya karena kita tuh udah belasan tahun kenal lamanya karena kan kita teman kecil kak dan awal kita pdkt Aku tuh udah tolak dia tuh berkali-kali Aku tolak dia sebanyak 4 kali tapi dia tetap gigih Aku pun luluh karena dia tuh nggak pernah nyerah sama Aku pokoknya dia ini tipe Aku banget walaupun dulu tuh Aku gengsi nah balik lagi ke ceritanya hari demi hari udah kita lewatin bareng-bareng dari nggak punya uang bahkan saat Aku hamil Aku harus tahan lapar dan pernah sesekali Aku makan makanan sisa di saat bulan kelahiranku sedih rasanya kak Aku melalu hari demi hari dengan suamiku dan kami kembali bangkit bersama Aku bekerja di salah satu restoran di kota sedangkan suamiku bekerja di PT ekspedisi gitu dan alhamdulillahnya kita sudah lebih baik dan sikapnya masih sangat manis tapi setelah Aku melahirkan dan dikaruniai anak laki-laki entah seperti disambar petir semuanya berubah ia berubah mulai dari sikapnya nada bicaranya perlakuan dia saat Aku masih dalam keadaan nifas dan sekarang Aku harus bolak-balik rumah sakit dan Aku nggak tahu penyebabnya apa rasa jahitan bekas luka pasca SC melahirkan jadi sering sakit kepala berisik mutut yang tertahan karena Aku dipaksa untuk tidak menangis berhenti bicara ketika Aku harus mengungkapkan rasa yang mengganjal di hatiku aduh apa nggak depresi apa nggak baby blues ini setiap kali kita bertengkar Aku selalu mengungkapkan apa yang Aku rasakan tapi dia bilang berisik lalu dia minta maaf habis itu dan nggak sampai di situ aja kak bahkan dia pernah bilang kalau harusnya bukan Aku ibunya harusnya bayi kita nggak lahir dari rahimku dan bahkan dia pernah menyebut Aku ini anj*** di saat lu lagi nifas adu ya Tuhan Yesus Aku udah nggak ngerti lagi ya sebelumnya juga Aku pernah dituduh menghabiskan uang suamiku oleh mertuaku katanya uang gaji suamiku habis untuk bayo makanku dan kontrakan dah istri?? dan saat Lebaran kemarin Aku datang layaknya menantu yang ingin meminta maaf secara lapang dada dan tulus karena itu hari yang ditunggu-tunggu umat Islam untuk bermaaf-maafan lalu mama mertuaku bilang bahwa Aku nggak perlu ikut untuk Lebaran tahun ini karena Aku hamil dan suamiku aja yang boleh ikut dengan bodohnya Aku mengiyakan tapi hatiku benar-benar sakit suamiku juga memilih buat menghabiskan waktu bersama keluarganya ketimbang memikirkan Aku di rumah sendirian saat orang-orang merayakan hari kemenangan bersama keluarga kecilnya wah anjir udah segitu aja ceritanya kak doin Aku semoga Aku dan bayiku sehat selalu ya hari ini Aku lagi di rumah sakit lagi untuk yang kesekian kalinya terima kasih ya kak Gaby semoga di notice ya maaf kalau ceritanya agak muter-muter karena Aku gugup nulis ini sambil nangis dan belum pernah cerita ke siapa-siapa Aku takut menikah Aku nggak tahu tapi Aku berdoa kesehatanmu dulu pokoknya nomor satu kesehatan kamu lalu kamu kabur dari suamimu para pendengar people stories tolong berikan saran yang baik untuk kak dinda karena Aku benar-benar nggak tahu Aku ini harus apa Aku nggak tahu solusi apa yang harus diberikan karena posisi sudah menikah Aku bingung terima kasih