Original caption
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, melayangkan kritik tajam terhadap Badan Pusat Statistik (BPS) terkait ketidakakuratan penentuan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Iqbal menilai penetapan desil saat ini sangat keliru, di mana pekerja berupah minimum hingga berpenghasilan Rp3 juta justru dimasukkan ke dalam desil 9 dan 10 (kategori kaya). Menurutnya, kondisi ini berimbas fatal karena warga yang membutuhkan justru tercoret dari daftar penerima bansos. Dengan mengucurnya anggaran triliunan rupiah dari Kemenkeu untuk pembenahan data BPS, ia mendesak evaluasi total dan meminta jajaran petinggi BPS untuk mundur dari jabatannya. - Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi Inilah.com di AppStore dan Google Play Store. #SaidIqbal #BPS #DTSEN #KetepatanData #InilahCom