Original caption
Masayoshi Son, pendiri SoftBank, sempat menjual sekitar 4 persen kepemilikan sahamnya di Nvidia pada tahun 2019. Saat itu, penjualan tersebut menghasilkan nilai di bawah US$4 miliar. Namun kini, porsi saham yang sama telah melonjak nilainya hingga mencapai sekitar US$210 miliar. Kenaikan ekstrem ini mencerminkan ledakan nilai Nvidia yang didorong oleh boom kecerdasan buatan (AI) dalam beberapa tahun terakhir. Saham perusahaan chipset tersebut mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, membuat keputusan jual Son di masa lalu terlihat sangat mahal secara opportunity cost. Kisah ini kembali mengingatkan banyak pihak tentang betapa sulitnya memprediksi pergerakan pasar teknologi jangka panjang. Meski Son residual tetap memiliki kepemilikan besar di Nvidia melalui SoftBank, momen penjualan 2019 tersebut kini menjadi salah satu contoh klasik “missed opportunity” di dunia investasi tech.