Original caption
Muhammad Said Didu mempertanyakan perbedaan respons publik terhadap dua transaksi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Ia membandingkan hibah 22% saham dari Low Tuck Kwong kepada anaknya pada 2024 dengan pembelian 30,25% saham BYAN oleh Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama. Menurut Said Didu, transaksi privat tidak bisa langsung dibandingkan dengan harga saham di bursa karena memiliki karakter dan pertimbangan yang berbeda. Ia menilai polemik ini juga perlu dilihat dari konsistensi dalam menyikapi kepemilikan saham, harga transaksi, dan posisi pengendali perusahaan. - Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store. #Inilahcom #SaidDidu #HajiIsam #Saham #InilahNews