Original caption
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gentaskin di Desa Oenino, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), mendapat sorotan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Oenino. Pemdes menilai, selama kurang lebih dua bulan, program kerja 16 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi belum memberikan hasil sesuai harapan masyarakat. Kepala Desa Oenino, Yedid Nenobaia, mengatakan pihaknya sebelumnya telah menyampaikan evaluasi kepada mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Namun, hingga masa KKN berakhir, perubahan yang diharapkan tidak terlihat. Menurut penilaian pemerintah desa dan kecamatan, mahasiswa hanya menghasilkan satu bedeng sayur dan Peta Desa. Program dapur hijau yang menjadi salah satu program utama juga dinilai belum tuntas. Kekecewaan Pemdes semakin bertambah karena mahasiswa disebut meninggalkan Desa Oenino tanpa berpamitan secara langsung. Pemerintah desa dan BPD yang telah menunggu di kantor desa justru menerima informasi melalui WhatsApp dari ketua kelompok bahwa mahasiswa sudah dalam perjalanan menuju Soe. Atas kondisi tersebut, Pemdes Oenino menyampaikan surat kepada LLDIKTI Wilayah XV dan meminta pelaksanaan KKNT Gentaskin di Desa Oenino menjadi bahan evaluasi. Pemdes berharap program KKN maupun KKNT ke depan benar-benar melibatkan masyarakat dan menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga. Sementara itu, Ketua Kelompok KKNT Gentaskin Desa Oenino, Catrin, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait keluhan Pemdes, capaian program, penilaian, serta persoalan mahasiswa meninggalkan desa tanpa berpamitan, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan. 📝 suaratts.com #kuliahkerjanyata #mahasiswakkn #gentaskin #desaoenino #nusatenggaratimur