Original caption
Kawah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mendadak viral karena tampak seperti telor ceplok raksasa dari udara, dengan bagian tengah berwarna kuning terang dikelilingi lingkaran putih, yang terekam dalam video akun Instagram @wxchasing setelah rangkaian erupsi besar awal September 2026. Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Suwarno, menjelaskan bahwa itu adalah genangan air di dalam kawah yang terkontaminasi gas belerang dan lapisan dinding kawah, dan kondisi ini wajar terjadi setelah erupsi. Erupsi kali ini berupa lava air mancur yang berlangsung menerus sejak 4 September, dengan abu vulkanik menyebar ke Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, sampai Jawa Barat. Gunung ini belum erupsi lagi sejak 10 September, namun tremor menerus masih terekam dengan amplitudo 0,5 sampai 6 milimeter. Statusnya masih Siaga Level III, dan siapa pun dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. Di sisi lain, pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di perairan gunung ini resmi dihentikan setelah 10 hari. Sumber: detikcom, Liputan6, Badan Geologi