Original caption
Anggi Saputra Pranata (22), warga Talang Donok, Kabupaten Bengkulu Tengah, meninggal dunia setelah mengalami kecel4kaan kerja di lokasi konstruksi di Kota Fukuyama, Prefektur Hiroshima, Jepang. Media lokal Hiroshima, RCC NEWS, melaporkan seorang peserta magang teknis asal Indonesia berusia 22 tahun meninggal dunia setelah jatuh dari perancah (scaffolding) di lokasi pembangunan gedung baru di Kota Fukuyama pada 21 September 2026. Dalam pemberitaan tersebut, korban ditulis dengan nama Anggi Saputra Pranata, berusia 22 tahun dan tinggal di Minami-ku, Kota Okayama. Sebelumnya, Ketua Ikatan Keluarga Bengkulu di Jepang (IKBJ), Andri Santoso, menyampaikan kepada TribunBengkulu.com bahwa Anggi Saputra Pranata merupakan warga Talang Donok, Kabupaten Bengkulu Tengah, yang mengikuti program magang di Jepang. Anggi diketahui belum satu tahun berada di Jepang Berdasarkan laporan RCC NEWS, kecelakaan terjadi pada 21 September 2026. Menurut keterangan polisi dan petugas pemadam kebakaran yang diberitakan RCC NEWS, sekitar pukul 13.40 waktu setempat, layanan darurat 119 menerima panggilan dari seorang pekerja konstruksi. Pekerja tersebut melaporkan bahwa seorang pria telah jatuh di lokasi konstruksi di Mannokura, Ekimae-cho, Kota Fukuyama. Anggi kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Namun, sekitar empat setengah jam setelah kejadian, Anggi dinyatakan meninggal dunia. RCC NEWS melaporkan penyebab kematian Anggi adalah trauma dada akibat tertvsuk balok baja. 📝 Tribun Bengkulu #anggisaputrapranata #bengkulu #magangjepang #wnimeninggal #kerjadijepang