Original caption
Pemerintah Kota Jakarta Timur menggencarkan sterilisasi kucing liar atau tidak berpemilik untuk mengendalikan populasi hewan tersebut di wilayah Jakarta. "Sterilisasi ini tujuannya adalah untuk mengendalikan populasi, khususnya adalah populasi kucing yang ada di Jakarta," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin. Menurut Taufik, banyak masyarakat yang mengeluhkan keberadaan kucing-kucing, khususnya yang tidak berpemilik. "Oleh karena itu, untuk kegiatan sterilisasi, biasa kami fokuskan terutama adalah untuk hewan-hewan yang tidak berpemilik untuk mengendalikan populasi mereka, sehingga kami tetap menjamin kesehatan maupun kesejahteraan hewan-hewan," jelas Taufik. Ia berharap program sterilisasi kucing dapat mengendalikan populasi secara terarah, sekaligus mengurangi potensi permasalahan yang muncul akibat keberadaan hewan tanpa pemilik di lingkungan permukiman. "Sterilisasi ini sekaligus menjaga kesehatan dan kesejahteraannya di wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Timur," ucap Taufik. Lebih lanjut, Taufik menyebut sterilisasi berbeda dengan vaksinasi rabies dari segi frekuensi pelaksanaan. Sterilisasi pada umumnya dilakukan satu kali seumur hidup, sedangkan vaksinasi rabies perlu diberikan secara berkala setiap tahun kepada hewan peliharaan. "Pemilik hewan diimbau untuk memperhatikan jadwal vaksinasi rabies sebagai langkah pencegahan penyakit yang dapat menular kepada manusia tersebut," kata Taufik. Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan pihaknya baru saja memperingati Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day 2026 di Jakarta Timur pada Minggu (11/10). Kegiatan yang diinisiasi Suku Dinas KPKP Jakarta Timur tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hal itu terlihat dari kuota pendaftaran layanan yang langsung terpenuhi sejak diumumkan. "Sudin KPKP mengadakan kegiatan vaksinasi hewan peliharaan, baik kucing maupun anjing, serta sterilisasi," kata Munjirin di Kantor Walikota Jakarta Timur, Minggu (11/10). Berdasarkan laporan, target sterilisasi 250 ekor kucing dan vaksinasi rabies menyasar 100 ekor lebih hewan peliharaan. Khusus vaksinasi, kegiatan itu dilakukan secara drive-thru di dalam kendaraan agar memudahkan warga. Pemilik dapat membawa hewan peliharaannya menggunakan kendaraan untuk mendapatkan pelayanan tanpa harus mengantre di tempat pemeriksaan seperti layanan pada umumnya. Adapun sterilisasi kucing diberikan secara gratis sebagai bagian dari upaya pengendalian populasi hewan. Pelayanan tersebut diprioritaskan bagi warga yang memiliki KTP Jakarta Timur maupun masyarakat yang telah terdaftar sesuai ketentuan kegiatan. "Kami berharap pelayanan seperti ini dapat terus berlanjut guna memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi para pencinta hewan serta menjaga Jakarta Timur bebas dari rabies," ujar Munjirin. 📽️ teethaa_larasitta #sterilisasi #kucing #sterilisasikucing #kucingliar #pecintakucing