Hook

Their other posts in the index, biggest breakout first.
Anak-anak sekarang membayar semangkuk ramen 100 ribu 200 ribu di mall-mall mereka bayar. Murah dianggapnya. Coba mereka membayar mie ayam versi Indonesia 50 ribu mereka pulang kok sembarang komplain mahal. Mereka selalu merasa makanan Indonesia makanan murah. Karena selalu mendapatkan porsi yang selalu murah kita tidak bisa menjual barang itu barang mahal. Nah apa yang terjadi nanti dalam pelaksanaannya nanti kita tidak bisa mendapatkan tempat-tempat yang bagus di mall-mall di lokasi-lokasi bagus karena mall akan memilih makanan Jepang, makanan Korea, makanan Western itu selalu di posisi yang bagus karena mereka berani menyewa dengan harga lebih karena mereka pendapatan lebih tinggi dibandingkan. Marginnya lebih gede. Marginnya lebih gede. Marginnya lebih gede cuman di nama aja. Inilah contoh menjual es teh. Kalau di Jepang namanya ocha. Harganya udah beda.