Hook

Their other posts in the index, biggest breakout first.
Di pernikahan gue yang pertama itu, gue masih Christina yang sangat ambisius. Di mana awalnya gaji gue masih gedean dia, begitu gaji udah gedean gue, gue udah mulai tuh, lu nggak mau pindah kerja? Kayaknya lu bisa deh kerja di tempat lain yang gajinya lebih oke. Nggak kok gue nyaman di sini dia bilang. Gue mungkin nggak bisa nyalahin orang-orang karena setiap orang memiliki kebijaksanaan berbeda-beda ya. Karena gue butuh pendewasaan diri dulu sendirilah. I've been there ketika lagi semangat-semangatnya, umur lagi prime-prime-nya, otak lu ya duit mulu kan. Dan memaksakan kehendak gue seperti itu. Ujung-ujungnya ya udah, karena gue merasa omongan gue nggak didengerin, di saat itu ego gue dan dia juga pasti keiris lah egonya ya. Emang gaji segini ini nggak cukup apa? Kayak gitu. Dan begitu akhirnya gue divorce sama dia, gue kan perhatiin dong, lo dapat ceweknya kayak apa sih? Ceweknya totally kebalikan gue. Dan yang gue kaget, dia bisa banget man up. Beneran bisa jadi laki. Akhirnya ya kita itu kayak menyunat laki sendiri. Maskulinnya dia itu akhirnya hilang gara-gara perbuatan gue sendiri sebagai seorang istri. Ya gitulah.