Hook

Their other posts in the index, biggest breakout first.
Sekarang bukan zaman gelar S1 dan S2, tapi harus S3 biar lu bisa kontribusi untuk banyak orang. Tadi S1, S2, S3 itu kan sejarahnya tuh. Kalau zaman tahun 70-an orang tuh S1 kayaknya wah gitu kan. Masih sedikit ya yang lulus S1. Early eighties ya itu. Udah masuk 80-an kemarin udah kebanyakan S1 kayaknya S2 wah gitu ya. Sampai tahun 80-an, 90-an tuh kayaknya S2 wah gitu tapi udah masuk tahun 90-an akhir 2000 kayaknya S2 udah mulai banyak. Makanya orang lihat S3-nya yang wah. Makanya baru sekarang nih berduyun-duyun ngambil S3. Betul, karena ngelihat kan harapannya setelah jadi profesor bisa membina yang lebih bawahnya lagi untuk diangkat bersama-sama. Kan pada gilirannya kan nggak bakal 150 tahun saya jadi profesor kan harus ada di bawah menggantikan. Nah itu sekarang visinya adalah mengangkat yang muda-muda yang junior-junior untuk nanti pada satu titik ada tongkat estafetnya akan digantikan gitu. Jadi hidup itu perlu ada keseimbangannya tetap dijalankan tapi tidak sengoyo yang tapi fokusnya udah bukan lagi mencari profesor udah nggak lagi bawahnya untuk naik untuk bisa berkontribusi bersama-sama. Jadi kalau dilihat dari situ mungkin kalau dihubungkan dengan pertanyaan tadi memang kurva S-nya sudah kalau untuk dari segi profesornya karena memang udah nggak ada lagi di atasnya. Tapi untuk dari nah itu yang kita pertimbangkan sekarang kontribusi. Kontribusi kan bisa dari akademiknya dan dari dunia praktisi. Nah keseimbangannya itu yang sudah dirajut dari itulah yang terus di di apa namanya dikembangkan.